PENGUMUMAN / KEGIATAN / EVENT

Lokakarya Sinergitas Program dan Kebijakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Mitigasi Perubahan Iklim




   

“ Hutan adalah titipan anak cucu kita, kewajiban kitalah menjaga kelestariannya agar mereka kelak dapat menikmati keberadaan hutan”, demikian yang disampaikan oleh Ir. Ben Polo Maing, Kepala  Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam sambutannya pada kegiatan Lokakarya Sinergitas Program dan Kebijakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Mitigasi Perubahan Iklim serta Pembangunan dan Pengelolaan Permanent Sample Plot (PSP) untuk Pengukuran Karbon Hutan di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan di  Kupang, dari tanggal 16-17 Oktober 2014. Pada kegiatan yang sama,  Dr.Kirsfianti L.Ginoga., MSc. Kepala Pusat Litbang Perubahan Iklim dan Kebijakan (Puspijak), menambahkan dalam sambutannya bahwa dunia khawatir dengan emisi yang dihasilkan oleh negara-negara pemilik hutan tropis seperti Indonesia. Oleh sebab itulah Indonesia berpartisipasi bersama-sama dengan dunia internasional dalam implementasi strategi pengurangan emisi global. Namun  dalam upaya pengurungan emisi tersebut Indonesia harus mendapatkan kompensasi dan REDD+ merupakan salah satu mekanisme antara negara maju dengan negara berkembang dalam upaya pengurangan emisi dari hutan tropis tersebut.

Kegiatan lokakarya yang dilaksanakan dalam kerangka FCPF-REDD+ Readiness Preparation bertujuan untuk merumuskan Strategi Pengelolaan PSP, mengembangkan Blue Print Monitoring Karbon Hutan, merumuskan Pengintegrasian NFI, Sistem Pemantauan Hutan Nasional (NFMS) dengan Sistem Monitoring Karbon Hutan Tingkat Provinsi yang akan dibangun, menyamakan Persepsi tentang Peran dan Tanggung Jawab Para Pihak di tingkat Provinsi dalam Pemantauan Karbon Hutan dan memberikan masukan untuk kebijakan terkait pengelolaan PSP dan Pemantauan Karbon Hutan.

Kegiatan lokakarya dihadiri oleh peserta yang mewakili stakeholder terkait mitigasi perubahan iklim lingkup Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hadir dalam  lokakarya sekitar 50 orang peserta dari Bappeda, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian/Perkebunan, KPH lingkup Kabupaten/Kota dan Provinsi Nusa Tengga Timur (NTT). Juga hadir dalam pertemuan tersebut peserta yang merepresantasikan  lembaga Swadaya Masyarakat dan perwakilan dari Perguruan Tinggi setempat.

Selain Kepala Puspijak, tampil sebagai pembicara adalah stakeholders kunci dari kegiatan mitigasi perubahan iklim lingkup Provinsi NTT yaitu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi NTT, Kepala Bappeda Provinsi NTT, Kepala Balai Penelitian Kehutanan Kupang, perwakilan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah XVII Kupang, Kepala KPH Mutis-Timau, Dr.I Wayan Susi Darmawan (Puslitbang Konservasi dan Reabilitasi) serta Galih Kartika Sari (Puspijak).

Kegiatan lokakarya membahas persiapan pembangunan Permanen Sample Plot (PSP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pemaparan dan diskusi serta sesi Focused Group Discussion (FGD). Dalam FGD, peserta lokakarya dibagi ke dalam dua kelompok yang masing-masing membahas bakal lokasi  pembangunan PSP dan mekanisme serta penetuan para pihak yang akan bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengelolaan PSP di provinsi NTT.

Berdasarkan kriteria dalam pembangunan PSP yang mencakup kemudahan akses, keamanan dan keterwakilan tipe hutan untuk sementara terpilih empat bakal lokasi  KHDTK-BDK Kupang, KHDTK BPK Kupang, KPH Mutis Timau dan Hutan Raya Provinsi NTT. Penentuan lokasi pasti dari pembangunan PSP menunggu asistensi dari Tim Puspijak dan para pihak di NTT yang menseleksi lebih lanjut sehingga dapat menentukan lokasi pasti dari pembangunan PSP di Provinsi NTT.

Dengan diselenggarakannya Lokakarya Sinergitas Program dan Kebijakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Mitigasi PI serta Pembangunan dan Pengelolaan Permanent Sample Plot (PSP) untuk Pengukuran Karbon Hutan di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, diharapkan ke depan upaya untuk mewujudkan sinergitas dalampemantauan karbon di antara para pihak terutama di Provinsi NTT dapat diwujudkan.


Materi Lokakarya

  1. Kebijakan Perubahan Iklim dan Pengalaman Penyusunan RAD-GRK di Prov Nusa Tenggara Timur
  2. Konsep dan Metode Sistem MRV dalam Redd+
  3. Overview dan Lesson Learned dari Pembangunan  PSP pada Kegiatan FCPF 2012-2013
  4. Pengertian, Fungsi dan Teknik Pembangunan PSP
  5. Pengelolaan NFI pada BPKH Wilayah XIV Kupang
  6. Program dan Kegiatan Daerah untuk Mencapai Target Penurunan Emisi
  7. Inventarisasi Carbon Hutan Berbasis pengukuran Lapangan dan Penyusunan Persamaan Allometrik
  8. Peran BPK Kupang dalam Mendukung Penelitian Pengukuran Karbon di Prov. NTT
  9. Rencana Kerja KPHL Model Mutis-Timau Prov. NTT




 Forest Policy and Climate Change Center