Berita

Menguak Potensi Mitigasi Natural Climate Solutions




_BOGOR_Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI) melaksanakan workshopUnlocking the Mitigation Potential of Natural Climate Solutions in Indonesia”. Workshop dihelat pada Selasa (21 Januari 2020) di IPB International Convention Center.

Workshop bertujuan untuk menggali potensi mitigasi dari beberapa pathway dari solusi iklim berbasis alam (Natural Climate Solution-NCS) pada skala nasional untuk mencapai target NDC Indonesia. Selain itu, dilakukan juga identifikasi potensi kegiatan dan kerjasama untuk strategi prioritas NCS.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Agus Justianto mengatakan bahwa workshop ini merupakan sebuah upaya lebih untuk mendukung pencapaian NDC. Salah satu topiknya adalah NCS.

“Banyak kajian yang menyatakan komitmen global melalui Paris Agreement tidak cukup untuk menurunkan 2o C. (Maka itu) kita harus berkomitmen lebih untuk menggapainya. NCS adalah salah satu usahanya”, kata Agus.

Ia kemudian menjelaskan bahwa secara sederhana, NCS adalah sebuah usaha menguatkan alam agar semakin mampu melakukan mitigasi terhadap perubahan iklim. Penguatan tersebut diharapkan mampu menjadi dukungan Pemerintah Indonesia dalam pemenuhan NDC.

“NCS adalah mengkonservasi, merestorasi, dan meningkatkan alam untuk meningkatkan mitigasi perubahan iklim. Hal ini dilakukan di sektor kehutanan dan pertanian demi tercapainya NDC”, jelas Agus.

Senada dengan Agus, Kepala P3SEKPI Syaiful Anwar mengatakan NCS adalah sebuah solusi untuk mendukung terwujudnya NDC. Ia menyebutkan, selain menjadi solusi alami, NCS juga hemat biaya.

“Hutan adalah ekosistem fundamental. Ia merupakan alat mitigasi yang hemat biaya“, ujar Syaiful pada kegiatan yang sama.

Ia menyadari, untuk terus menguak potensi NCS, dibutuhkan sebuah kerja kolaboratif dengan para pakar dan praktisi. Oleh karena itu, ia menegaskan workhsop ini adalah langkah awal.

“Untuk menghasilkan dari beberapa pathway dari NCS, kami sadar butuh kolaborasi. Ini adalah langkah awal untuk menguak hal itu”, pungkasnya.

Pelaksana tugas Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) Herlina Hartanto mengatakan bahwa dalam upaya menguak potensi NCS, YKAN telah melaksanakan sebuah kajian tentang potensi mitigasi NCS. Ia menyebutkan bahwa hal itu menjadi salah satu sumbangan YKAN.

“Lokakarya ini merupakan kegiatan pertama pada rangkaian kegiatan 10 bulan ke depan. Semoga ini menjadi langkah nyata bagi Indonesia dan kontribusi nyata bagi Indonesia dan dunia”, pungkas Herlina.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara P3SEKPI dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), sebuah organisasi di bawah naungan The Nature Conservancy (TNC).

 

Penulis: Faisal Fadjri

Edit: Hariono