Berita

Magang di P3SEKPI? Why Not?




Surakarta_ Kamis, 9 Januari 2020 merupakan hari di mana saya pertamakali diperkenalkan dengan peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan, dan Perubahan Iklim (P3SEKPI). Bersamaan dengan itu, saya juga diberi informasi tentang kelompok peneliti (kelti) yang ada di sana yakni Kelti Manajemen Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kelti Ekonomi Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kelti Sosial Budaya Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kelti Politik dan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kesan pertama yang saya dapat adalah keramahan para peneliti di tengah pekerjaan mereka yang berat.

Keramahan itu membius saya. Terbayang selama 45 hari ke depan, saya akan berada di lingkungan yang demikian bersahabat. Tentu saja itu menyenangkan.

Saya, Wilis Nurbarokah (bersama Binti Masruroh),  mahasiswi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta, angkatan 2017, akan menjalani kegiatan magang di P3SEKPI, terhitung sejak 10 Januari s.d. 24 Februari 2020.

Secara formal, kegiatan magang ini bernama Kegiatan Magang Mahasiswa Sosiologi (KMMS). Sebuah kegiatan yang wajib diikuti oleh mahasiswa Sosiologi Universitas Sebelas Maret yang sudah memasuki semester 5. Kami memiliki kebebasan mencari dan memilih instansi magang, seperti lembaga swadaya masyarakat, lembaga pemerintahan, NGO, maupun perusahaan swasta. Selain itu, kami juga diberi kebebasan untuk melaksanakan kegiatan magang secara mandiri atau kelompok.

Tujuan KMMS adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam dunia kerja dan mempersiapkan kreativitas dan produktivitas mahasiswa di persaingan dunia kerja. Dari magang, si mahasiswa diharapkan dapat menentukan judul penelitian sebagai tugas akhir yang merupakan persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana.

Saya akan bercerita tentang kesan-kesan selama magang di P3SEKPI. 

Kalau Binti di Kelti Politik dan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saya ditempatkan dan dalam bimbingan Kelti Sosial Budaya Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Oleh Dra. Sylviani selaku ketua kelti, saya diarahkan secara khusus di bawah bimbingan Dr. Niken Sakuntaladewi dan Dr. Sulistya Ekawati.

Bahagia rasanya ketika saya dilibatkan dalam kegiatan P3SEKPI. Focus Group Disussion (FGD), pembahasan proposal penelitian, pelatihan penulisan untuk jurnal internasional, hingga ke Manggala Wana Bakti,  Jakarta, mengikuti semiloka Penguatan Sub Sektor Kehutanan untuk Mewujudkan Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kesejahteraan Masyarakat, adalah beberapa kegiatan yang saya ikuti. Saya banyak mendapat pengetahuan, terutama mengenai kehutanan di mana dapat dikatakan bahwa saya masih buta mengenai isu-isu di bidang itu.

Saya bertemu dengan banyak orang yang berkompeten di bidang kehutanan, mengikuti pelatihan berbahasa Inggris, termasuk menyaksikan bagaimana seorang peneliti bekerja. Ada perbedaan mendasar antara peneliti dan mahasiswa dalam melakukan penelitian. Mereka (peneliti) melakukan penelitian berdasarkan masalah yang ada dan berusaha untuk memperoleh solusi berdasarkan hasil penelitian; mereka tidak begitu terpaku untuk berkutat pada teori. Sebaliknya, ketika melakukan penelitian di lingkungan kampus atas tugas dari dosen, saya (selaku mahasiswa) lebih terpaku pada teori yang ada untuk kemudian mencari masalah di lapangan, padahal teori yang saya pelajari belum tentu relevan dengan permasalahan yang ditemui.

Di 24 Februari 2020 magang berakhir. Muncul dalam pikiran saya, “bagaimana kalau saya menjadi peneliti?” Keinginan itu terbersit setelah melihat bagaimana solidaritas peneliti di P3SEKPI dan kegemaran saya mengamati tingkah laku orang lain. Seperti yang saya katakan dalam presentasi hasil magang, “saya tertarik menjadi peneliti tetapi belum terdorong menjadi peneliti. Artinya, keinginan itu berasal dari faktor eksternal, belum ada keinginan kuat dari internal diri saya. Yang saya ketahui, peneliti itu asyik, lho.

Dukungan para peneliti, saran, dan diskusi yang saya dapatkan di P3SEKPI sangat saya syukuri. Sekarang, saya telah mendapatkan gambaran mengenai kerangka proposal penelitian yang akan saya konsultasikan kepada dosen pembimbing.

Terima kasih kepada segenap insan di P3SEKPI, terutama Bu Sylvi, Bu Niken, dan Bu Eka. Bagi teman-teman mahasiswa yang akan melakukan magang, P3SEKPI menjadi salah satu pilihan yang saya rekomendasikan.

Penulis: Wilis Nurbarokah

Editor: Bugi K. Sumirat; Hariono