Berita

Rencana Litbang 5 Tahun-an di Tengah Isu Transformasi Lembaga




_BOGOR_Selasa (10/03/2020) Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI) membahas rencana operasional penelitian (ROPt) dan pengembangan (ROPg). Pembahasan yang dilaksanakan di ruang rapat P3SEKPI mencakup empat tema: 1) mitigasi adaptasi perubahan iklim; 2) efektivitas kebijakan reformasi agraria; 3) nilai tambah produk kehutanan; dan 4) perhutanan sosial.

Hadir sebagai pembahas adalah Ir. Arif Wibowo M.Sc (Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim, KLHK) untuk tema 1, Dr. Mohamad Shohibuddin (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB) untuk tema 2, Dr. Ir. Bahruni, MS (Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, IPB) untuk tema 3, dan Ir. Fredian Tonny, MS (Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB) untuk tema 4. Tinjauan mereka sangat penting guna perbaikan dan penyempurnaan rencana litbang yang akan dilaksanakan.

Kepala Bidang Program dan Evaluasi P3SEKPI, Choirul Ahmad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya surat keputusan pelaksana kegiatan penelitian dan pengembangan. Ia berharap ada masukan dan koreksi dari pembahas.

“(kegiatan ini merupakan) tindak lanjut dari SK pelaksana kegiatan dan pemegang judul masing-masing penelitian dan pengembangan dari Kepala Badan, (yang kemudian penugasan tersebut) diteruskan kepada Kepala Pusat (P3SEKPI). Harapan kami, ada koreksi yang konstruktif dari pembahas agar penelitian dan pengembangan dapat dilakukan secara optimal”, kata Choirul saat membuka acara.

Seperti dimaklumi, kegiatan litbang dirancang di tengah isu reorganisasi. Hari-hari ini sedang dilakukan pertemuan, diskusi, dan pembahasan intensif tentang bagaimana BLI menyikapi itu. Terkait hal tersebut, Choirul tidak terlalu pusing. Ia menegaskan bahwa P3SEKPI akan tetap merancang ROPt dan ROPg untuk 5 tahun ke depan. Meski begitu, ia meminta agar penelitian dan pengembangan yang akan dijalankan sudah menghasilkan output yang baik dalam satu tahun (2020).

“Isu transformasi organisasi tentu akan mempengaruhi penelitian ini dilaksanakan. Grand design sudah ada, namun belum disosialisasikan kepada masing-masing pemegang judul sehingga masih terbuka peluang secara substansi arah ke depan bagaimana. (Maka) kami berharap ini dirancang untuk satu tahun saja dulu. Minimal bisa memberikan hasil nyata, terutama rekomendasi kebijakan berupa policy brief, buku, karya tulis ilmiah di jurnal, dan sebagainya”, pungkas Choirul.

 
Penulis: Faisal Fadjri
Editor: Hariono