Berita

BISONAMU, silahkan bertamu ke P3SEKPI




Sehari sebelum Kelas Digital, P3SEKPI menggelar BISONAMU (bincang santai online nambah ilmu) di 12 Mei 2020. Bekerja sama dengan VLOMAYA (Vlogger Kompasiana Pemerhati Budaya), BISONAMU tampil dengan “Kiat Praktis Menulis Ilmiah Populer”.

Memanggungkan pemain tunggal Bugi K. Sumirat (Kang Bugi), penulis, penggiat medsos, sekaligus peneliti di P3SEKPI, sekitar 100 peserta berpartisipasi. Dari Sumatera hingga Papua. Dari kalangan mahasiswa, institusi kehutanan dan lingkungan hidup, penyuluh, hingga komunitas penggiat lingkungan. Sebuah sebaran dan angka yang sangat membanggakan untuk acara yang digelar dalam format virtual (ZOOM dan WAG).

Dalam pembukaan, dipesankan oleh Kepala P3SEKPI, Ir. Djati Witjaksono Hadi, M.Sc. bahwa acara ini sangat penting dan bermanfaat. Kita harus terus menggemakan capian yang dihasilkan. Kalau selama ini capaian itu hanya tersimpan dalam sebuah jurnal, sudah saatnya tulisan itu kembali dibuka dan digemakan dalam sajian “ilmiah popular”. BISONAMU diharapkan jadi pemicu lahirnya lebih banyak tulisan ilmiah populer selepas ini.

Ada sebagian kalangan menganggap menulis ilmiah populer itu berat, melelahkan, perlu banyak referensi, dan sederat “keberatan lain”. Nah, tampilnya Kang Bugi menggugurkan semua keberatan itu. Menulis ilmiah populer adalah sebuah aktivitas yang riang, ringan, gembira. Kiat Praktis penuh dengan gagasan, cara, siasat, dan teknik bagaimana membuat tulisan ilmiah populer itu menjadi “enak dan perlu”.

Dengan gaya khas (bertopi dan bercerita), Kang Bugi menjelaskan bahwa penulis ilmiah populer adalah “jembatan penyeberangan” ketika “ilmiah” akan dijelmakan menjadi “ilmiah populer”. Penulis ilmiah populer dapat berperan sebagai diseminator ilmu pengetahuan dan mencerdaskan masyarakat. Selain itu, mereka juga akan memperoleh poin (fungsional) dan koin, serta beramal jariyah. Luar biasa mulia.

Taka da kesulitan apapun. Konstruksi bangunan ilmiah populer begitu sederhana. Ia hanya perlu empat komponen: Judul (menarik, padat), Lead (pembuka, mengarahkan pembaca untuk tidak berpaling), Badan Tulisan sebagai komponen utama, dan Penutup (berupa kesimpulan yang memahamkan pembaca). Agar menarik, dapat ditambahkan asesoris berupa foto/ilustrasi. Selesai.

Di akhir sesi, banyak peserta menaruh harapan agar acara semacam ini dapat kerap diadakan. Sungguh respon yang sangat pantas untuk disambut dan direalisasikan.* 

Penulis: Tim dapur digital

VLOMAYA adalah komunitas dalam naungan Kompasiana yang memiliki tujuan memasyarakatkan kegemaran menulis, termasuk tulisan yang memiliki bobot seperti ilmiah popular.