Berita

KHDTK Carita, Cikal Bakal Ekoeduwisata BLI




_CIAMIS_Badan Litbang dan Inovasi (BLI) memiliki “harta” berupa kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), tersebar di berbagai penjuru nusantara. Salah satunya adalah KHDTK Carita di  Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Dengan kekayaan tidak kurang dari 4.599 pohon dari 96 jenis, ditambah dengan aneka tumbuhan bawah dan fauna, kawasan seluas ±1.425 ha tersebut merupakan kawasan yang sangat mungkin dijadikan sebagai kawasan ekoeduwisata. Hal ini semakin menjanjikan karena KHDTK Carita “bertetangga” dengan taman hutan raya (tahura) seluas ±1.590 ha. Elok rasanya jika mereka dapat menjadi tetangga yang baik dan saling mendukung kepentingan bersama.

Beranjak dari pemikiran itu maka selama dua hari (Selasa dan Rabu, 25 dan 26 Agustus 2020), di Ciamis, dilakukan urun rembug pemikiran untuk merintis gagasan. Pusat Litbang Hutan (P3H), Pusat Litbang Hasil Hutan (P3HH), Pusat Litbang Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI), BP2TA Ciamis, dan Sekretariat BLI, bertemu dan berdiskusi untuk  ”Integrasi Pemanfaatan Iptek Pengelolaan Hutan Dalam Pembangunan Ekoeduwisata”.

Pengelolaan KHDTK Carita akan optimal jika dilakukan secara kerja sama dengan masyarakat sekitar melalui mekanisme kemitraan. Kondisi biofisik kawasan dan keragaman hayati adalah potensi luar biasa untuk dikembangkan ke arah ekoeduwisata. Perencanaan yang matang menjadi sebuah keharusan. KHDTK Carita diharapkan menjadi percontohan pengelolaan KHDTK ke depan. KHDTK Carita sudah seharusnya menjadi laboratorium penelitian, warisan, dan show window BLI.

Ekstraksi pertemuan ini adalah tiga hasil utama:

  1. Rancangan kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 2021.
  2. Kesepakatan tentang siapa berbuat apa dalam mengarahkan KHDTK Carita menjadi wahana ekoeduwisata.
  3. Masing-masing institusi di BLI berbagi peran sehingga tidak terjadi tumpang-tindih peran yang harus dimainkan.*

_dapur digital_