Berita

Sosial, Ekonomi, Kebijakan, & Pemberdayaan Masyarakat, Serta Resolusi Konflik




Penulis: Sulistya Ekawati; Subarudi; Adi Santoso; Surati; Ramawati; Bugi K. Sumirat; Fentie J. Salaka; Retno Maryani; Sylviani; Dewi Ratna Kurnia Sari

Editor: Syaiful Anwar; Choirul Ahmad; Dana Apriyanto

Penerbit: IPB Press

Dapat diunduh di link buku Sosial, Ekonomi, Kebijakan, & Pemberdayaan Masyarakat, Serta Resolusi Konflik 

Konflik sumber daya hutan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi konflik, baik penegakan hukum maupun pemberdayaan masyarakat, tetapi konflik belum juga mereda.

Faktor penyebab konflik adalah perbedaan sistem nilai, perbedaan kepentingan, ketidak-setaraan/ketidak-adilan, kemiskinan, tumpang-tindih pemanfaatan lahan, penetapan kawasan tanpa mempertimbangkan sejarah penguasaan, kurangnya penegakan hukum, dan kekosongan pengelolaan hutan.

Ada dua tipologi utama konflik di kawasan hutan, yaitu konflik penguasaan lahan dan konflik pengelolaan lahan. Tipe konflik penguasaan lahan memerlukan penegakan hukum dan mediasi, sedangkan tipe konflik pengelolaan lahan dimediasi melalui pemberian akses perhutanan sosial.

_dapur digital_