Berita LHK

Indonesia Dukung Negara Pasifik Hadapi Tantangan Pembangunan (Perubahan Iklim)




Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen kuat untuk mendukung negara-negara Kepulauan Pasifik dalam menghadapi berbagai tantangan pembangun, termasuk tantangan perubahan iklim. Demikian menurut keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri yang diterima di Jakarta, Minggu (13/09).

Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir, menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Pacific Island Forum (KTT PIF) ke-46 di Port Moresby, Papua Nugini, 7-11 September 2015. Pertemuan membahas isu-isu perikanan, perubahan iklim, kanker serviks, teknologi, dan pelanggaran HAM di Papua Barat, menyepakati komunike bersama sebagai hasil dari KTT tersebut.

Wamenlu menyampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki berbagai tantangan yang sama dengan negara-negara pulau di Pasifik. Dirinya juga menyatakan komitmen Indonesia untuk mendukung negara-negara Pasifik dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Indonesia siap, dan dengan semangat, mendukung negara-negara PIF (Pacific Island Forum) dalam upaya pembangunan,” kata dia.

Salah satu isu yang mendapat perhatian besar dalam pertemuan itu adalah tantangan perubahan iklim yang dihadapi negara-negara Pasifik. Wamenlu menyampaikan, Indonesia berkomitmen untuk mengatasi perubahan iklim. Selain itu, Indonesia juga akan membantu mendorong kepentingan negara kepulauan di Pasifik dalam upaya mendapatkan hasil yang baik dan layak pada pertemuan PBB untuk membahas Perubahan Iklim (UNFCCC) di Paris, Desember tahun ini.

“Kita akan bekerja dengan negara Pasifik untuk mendapatkan hasil di Paris guna mengatasi tantangan yang dihadapi negara-negara Pasifik terkait perubahan Iklim,” tutur Wamenlu.

Sebelumnya, dalam Forum Pembangunan Kepulauan Pasifik (Pacific Island Development Forum/PIDF), Menteri Luar Negeri, Retno L.P. Marsudi, menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

“Dalam PIDF Indonesia sebagai tamu. Menlu RI menyampaikan komitmen Indonesia dalam upaya mengatasi climate change’dan langkah-langkah yang kita lakukan. Indonesia siap untuk terus bekerja sama dalam mengatasi perubahan iklim,” ujar juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha mengungkapkan, Indonesia sedang melakukan beberapa langkah untuk mengatasi perubahan iklim. Antara lain dengan mulai menjalankan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi biru (blue economy) serta mengurangi deforestasi.

“Langkah-langkah Indonesia untuk melakukan blue economy sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kita juga akan mengelola pertanian yang lebih berkelanjutan seperti menggunakan metode bertani organik,” kata dia.

Dia menambahkan, Indonesia dan pemerintah negara-negara kepulauan lainnya mendorong seluruh negara di dunia untuk turut berpartisipasi dalam mengatasi dan mengurangi dampak perubahan iklim. “Karena penyebab perubahan iklim itu bukan hanya mereka (negara Kepulauan Pasifik) tetapi dari negara-negara di seluruh dunia. Namun, dampaknya paling besar ke mereka,” tambahnya.


Sumber : www.citizendaily.net