BERITA

Aksi KPHL Sijunjung dalam Pengendalian Perubahan Iklim
2018/01/25 - 09:22 am | 64 KLIK


P3SEKPI, Jakarta-KPHL Sijunjung sangat mendukung upaya pengendalian perubahan iklim. Dukungan tersebut diimplentasikan melalui berbagai aksi. Hal tersebut disampaikan Kepala KPHL, Slamet Riyadi, dalam kesempatan diskusi Pojok Iklim di Jakarta (24/01). Diskusi yang dilaksanakan dalam format video conference dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Badan Layanan Umum (BLU), dan Pemerhati Lingkungan serta melibatkan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) di Badan Litbang dan Inovasi (BLI) dan beberapa UPT di daerah.

Aksi yang dilakukan KPHL Sijunjung untuk ikut berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim adalah mendorong peningkatan produk hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, dan Pemberdayaan masyarakat. Selain itu, KPHL Sijunjung juga membuat program rehabilitasi hutan dan lahan. Upaya pengendalian perubahan iklim yang dilakukan diinisasi semenjak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerapkan Strategi Rencana Aksi Provinsi (SRAP) REDD+ yang ditetapkan di dalam Peraturan Gubernur Sumatera Barat No. 45 Tahun 2013.

Nanang Roffandi Ahmad dari Masyarakat Pegiat Energi Biomassa Hutan Indonesia yang juga peserta diskusi menanggapi paparan dari Slamet Riyadi. Menurutnya upaya meningkatkan cadangan karbon oleh KPHL Sijunjung belum begitu jelas dari segi teknis. “Jika dibilang meningkatkan, meningkatkan dari mana? belum dipaparkan siapa yang harus ngukur, apakah dari Baplan, atau PPI, atau KPH?” tanyanya retoris. Ia juga menambahkan jika penghitungan cadangan karbon dibebankan ke KPH tidak akan bisa berjalan karena ketidakadaan instrument.

Sesungguhnya upaya KPH dalam pengendalian perubahan iklim sudah pada jalan yang benar. Tinggal pelaksanaan teknis seperti penghitungan cadangan karbon untuk memastikan perkembangan yang masih harus dibantu prosesnya. Peran Puslitbang sebagai the centre of knowledge turut membantu agar proses menggapai harapan menjadi terukur dan terjadi.

Penulis : Faisal Fadjri

Editor : Hariono


 
Pengunjung hari ini : 76
Total pengunjung : 37147
Hits hari ini : 166
Total Hits : 524131
Pengunjung Online : 1
 
© Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 2015