BERITA

Emisi GRK Menurunkan Gizi Padi
2018/05/30 - 08:02 am | 83 KLIK

(Sumber Foto: KBR/Muhamad Ridlo)

Studi terbaru Universitas Washington mengenai kesehatan masyarakat mengatakan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) menimbulkan penurunan gizi pada tanaman padi. Peneliti menemukan bahwa kadar vitamin dalam padi lebih rendah ketika ditanam di wilayah konsentrasi karbon dioksida yang tinggi.

“Jika kita tidak melakukan apa pun, maka itu akan memberikan dampak negatif pada kesehatan manusia,” kata Kristie Ebi, peneliti kesehatan masyarakat dari University of Washington di Seattle.

Penelitian dilakukan di Jepang dan Tiongkok dengan menguji 18 varian padi yang ditanam di luar ruangandengan konsentrasi karbon dioksida tinggi. Hasil menunjukkan bahwa padi kehilangan kandungan vitamin B1, B2, B5, B9, dan 30% folat. Bahkan penelitian sebelumnya menunjukan adanya penurunan protein, zat besi, dan seng.

“Salah satu kandungan gizi yang berkurang adalah folat. Kita tahu bahwa kekurangan folat pada wanita hamil bisa menyebabkan bayi lahir cacat. Namun, tidak hanya untuk ibu hamil, folat juga penting untuk kesehatan kita,” jelas Ebi.

Penurunan gizi padi pada percobaan tersebut secara teknis dapat dijelaskan bahwa untuk tumbuh, tanaman menarik karbon dari udara. Ketika konsentrasi karbon meningkat, mereka akan menarik lebih banyak. Masalah muncul ketika aspek metabolisme padi tidak mampu menandingi jumlah karbon yang diserap. Akibatnya, padi menarik nutrisi lebih sedikit dari dalam tanah.

“CO2 sebenarnya merupakan penyubur. Ia bisa membuat tanaman tumbuh lebih banyak,” ujar Lewiz Ziska, peneliti lain dari Departemen Pertanian. “Namun, hasil panen yang banyak bukan jaminan Anda mendapatkan kualitas yang baik.”



Sumber: National Geographic

Penulis: Faisal Fadjri

Editor: Hariono

 

 
Pengunjung hari ini : 25
Total pengunjung : 38087
Hits hari ini : 36
Total Hits : 532243
Pengunjung Online : 1
 
© Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 2015