BERITA

Bugi Bagi-Bagi Ilmu
2019/11/28 - 11:31 am | 1574915592 KLIK

_JAKARTA_Keseruan mewarnai paparan Kang Bugi di Perkemahan Bakti Saka Kalpataru & Saka Wanabakti Tingkat Nasional 2019 (PERTIKAWAN 2019) di Cibubur, Jakarta Timur (21/11/2019). Bertajuk “lestarikan bumi, sejahterakan masyarakat”, Kang Bugi mengajak peserta untuk makin mencintai lingkungan demi memperbaiki keadaan bumi.

Kang Bugi menerangkan bahwa perbaikan bumi tidak berlu difikirkan sebagai sesuatu yang besar. Membuat bumi menjadi baik, dapat dimulai dari lingkup kecil di sekitar kita. Ia juga menekankan, yang terpenting adalah berani berkomitmen untuk perbaikan lingkungan.

“Ga usah yang jauh dulu, sesama pramuka, satu kelas, satu sekolah, di lingkungan rumah. Dari situ aja dulu, nanti akan berkembang. Yang penting komitmen mau untuk perbaiki bumi”, tutur pria yang juga seorang peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI) tersebut.

Selain itu, Kang Bugi menyampaikan pada peserta untuk berani menjadi agen atau pelopor perubahan di lingkungan sekitarnya. “Contoh kecilnya adalah setiap beraktivitas ke luar rumah, kita mulai bawa tumbler. Ga perlu malu, itu adalah perubahan dan kontribusi untuk lingkungan”, ujarnya.

Para peserta yakni anggota Pramuka Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti seluruh Indonesia mengikuti acara dengan riang. Salah satunya adalah Muhammad Isbah dari Lampung Timur. Ia mengaku senang bisa turut berpartisipasi dalam PERTIKAWAN 2019.

“Saya senang sekali bisa ikut PERTIKAWAN 2019 dan dapat ilmu dari Kang Bugi. Saya juga belajar mengenai inovasi dan penelitian kehutanan untuk kehidupan”, ujar Isbah.

Senada dengan Isbah, Victor dari Papua Barat juga merasa senang. Ia mengaku terdorong untuk lebih menjaga lingkungan. “Aku banyak belajar. Kita harus perbaiki lingkungan dengan tanam pohon. Intinya harus jaga lingkungan”, katanya.

Salah satu peserta dari Jawa Barat, Acep Syaifullah bahkan tidak menyangka bisa berpartisipasi dalam PERTIKAWAN 2019. Ia harus bersaing dengan ribuan pendaftar dari Jawa Barat untuk bisa ikut.

“Saya tidak menyangka bisa terpilih untuk menjadi salah satu perwakilan dari Jawa Barat. Pastinya ini luar biasa. Setelah kegiatan ini selesai, maka ilmu-ilmu yang saya dapet moga bisa diamalkan, baik di lingkup kwartir maupun kwarda”, pungkas Acep.

 

Penulis: Faisal Fadjri

Editor: Hariono


 
Pengunjung hari ini : 6
Total pengunjung : 53663
Hits hari ini : 44
Total Hits : 710169
Pengunjung Online : 3
 
© Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 2015