BERITA

Tak Kenal Maka Tak Sayang
2019/05/23 - 03:10 am

_PALANGKARAYA_“Tak kenal maka tak sayang”, demikian pepatah yang sering kita dengar. Selama 5 hari, 20-24 Mei 2019, tim “Gambut Kita” yang terdiri dari peneliti Puslitbang Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim/P3SEKPI (Yanto Rochmayanto, Mohamad Iqbal, dan Niken Sakuntaladewi) beserta peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan/BP2LHK Banjarbaru (Adnan Ardhana dan Muhammad Abdul Qirom) berbincang dengan perwakilan pemangku kepentingan dari instansi pemerintah, LSM, serta tokoh masyarakat di Palangkaraya dan Kabupaten Pulang Pisau. 


‘'Gambut Kita” Memburu Data
2019/05/21 - 03:58 am

_BOGOR_Data adalah esensi sebuah kerja ilmiah. Bila perlu, harus dilakukan “perburuan”. Begitulah, pada tanggal 11-13 April 2019 tim “Gambut Kita” melakukan perburuan data perkembangan dan implementasi kebijakan pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta restorasi gambut di Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng).


“Gambut Kita” Lakukan Kajian Desa Berbasis Masyarakat
2019/05/20 - 06:27 am

_TUMBANG NUSA_Bertujuan mengurangi kebakaran lahan dan hutan gambut serta meningkatkan penghidupan masyarakat, Tim ACIAR “Gambut Kita”, bersama masyarakat, lakukan kajian dan perencanaan desa berbasis masyarakat/CLAP (Community_Led Analysis Planning) di Desa Tumbang Nusa. Empat hari penuh, 14-17 Maret 2019, tim bekerja all out. Ini dilaksanakan sebagai bagian dari ACIAR Project FST 2016/144 “Improving Community Fire Management and Peatland Restoration in Indonesia”.


Seeds of Change Conference di Canberra, Australia
2019/05/20 - 06:25 am

_CANBERRA_Empat peneliti dari ACIAR Project FST 2016/144 “Improving Community Fire Management and Peatland Restoration in Indonesia”, berkesempatan mengikuti Seeds of Change Conference bertajuk “Gender Equality through Agricultural Research for Development” di Canberra University, Canberra – Ausralia, 2 sampai 4 April 2019. Keempatnya adalah Samantha Grover dari Royal Melbourne Institute of Technology University/RMIT University (Melbourne – Australia), Niken Sakuntaladewi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI – Bogor, Indonesia), serta Bondan Winarno dan Sri Lestari dari Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang – Indonesia.


FPIC, Menuju Implementasi REDD+ di Kaltim
2019/05/17 - 03:12 am

_SAMARINDA_Ada masyarakat, ada REDD; tidak ada masyarakat, tidak ada REDD”. Ungkapan ini dipahami bahwa peran masyarakat dalam program penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD) merupakan suatu prasyarat keberhasilan program. Di awal program, masyarakat harus mendapatkan informasi dan bebas menentukan pilihan apakah akan terlibat atau memilih untuk tidak terlibat dalam program.


Kang Bugi Bagi-bagi Tips di UNAS
2019/05/07 - 03:35 am

_JAKARTA_ Kang Bugi, peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI) berkesempatan memberikan pelatihan menulis ilmiah populer kepada mahasiswa Universitas Nasional (UNAS) pada Sabtu (20/04/2019). Pelatihan tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara Kelompok Mahasiswa Fakultas Biologi (Himabio) UNAS, Forum Studi Primata Lutung (Lutung FSP), dan Komunitas Kompasiana Vlomaya (Vlogger Kompasiana Pemerhati Budaya).


Bocah SMP Ubah Kulit Durian Jadi Listrik
2019/05/06 - 04:29 am

_JAKARTA_Beberapa remaja kelas VIII berhasil mengubah kulit durian menjadi energi listrik. Penemuan itu mereka dapatkan dalam kegiatan penelitian kelompok di sekolahnya, Sekolah Alam Indonesia.


REDD+: Turunkan Emisi, Dapatkan Insentif Positif
2019/04/26 - 02:09 am

_Samarinda_Geliat persiapan implementasi FCPF Carbon Fund di Kalimantan Timur (Kaltim) terus berlanjut. Parapihak dari kalangan Pemerintah Provinsi Kaltim, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, dan lembaga swadaya masyarakat terus bekerja bersama menyiapkan perangkat pendukung. Tujuannya jelas, agar program Carbon Fund benar-benar siap saat implementasi di tahun 2020-2024. 


Lima Tips Menulis Ilmiah Populer
2019/04/22 - 08:50 am

_BOGOR_“Menulis ilmiah populer itu sulit”, atau “lebih mudah menulis ilmiah dibandingkan dengan ilmiah populer”, adalah pernyataan yang kerap terlontar ketika membicarakan pembuatan artikel ilmiah populer. Bagi para pakar yang terbiasa membuat karya tulis ilmiah, menulis ilmiah populer bisa dibilang merupakan satu kesulitan tersendiri. Lima tips ini mencoba memberikan kisi-kisi tentang menulis ilmiah populer. Dengan mengetahuinya, menulis ilmiah populer akan terasa lebih menarik dan lebih mudah.


Menyoal Peran Swasta dalam Penurunan Emisi di Kaltim
2019/04/22 - 12:51 am

_SAMARINDA_ Implementasi REDD+ di Kalimantan Timur (Kaltim) akan dilaksanakan pada 2020-2024. Banyak tahapan persiapan yang telah dilakukan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim (P3SEKPI) selaku Implementing Agency persiapan Implementasi REDD+ di Kaltim menggelar lokakarya “Mencari Terobosan Kebijakan untuk Mendorong Keterlibatan Peran Swasta dalam Pembangunan Rendah Karbon di Kalimantan Timur”.


 
Pengunjung hari ini : 105
Total pengunjung : 45491
Hits hari ini : 289
Total Hits : 601135
Pengunjung Online : 2
 
© Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 2015