KEGIATAN

Buka-bukaan Soal Pengelolaan HCV, P3SEKPI-FCPF Adakan Lokakarya
2018/05/08 - 03:20 am | 200 Klik

P3SEKPI-Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim bekerjasama dengan Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) menyelenggarakan lokakarya “Tantangan Implementasi Pengelolaan HCV (High Conservation Value) di Sektor Berbasis Lahan (Kehutanan, Perkebunan Sawit, dan Pertambangan): sebagai Strategi Kebijakan Pengurangan Emisi di Indonesia”. Agenda ini diselenggarakan pada Senin (07/05/18) di Hotel Alana, Sentul, Bogor.

Hadir sebagai pembicara dari kalangan birokrat yakni Hendro Wijanarko dari Direktorat Usaha Hutan Produksi dan Mirawati dari Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial; pihak pengusaha yakni Devara dari PT Sinar Mas serta Bambang Dwilaksono dari GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia); Titik Setyawati, peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan; serta Mufti dari NGO FWI (Forest Watch Indonesia).

Lokakarya ini dihelat guna sharing pengalaman dalam perjalanan mengelola HCV di wilayah kerjanya. Hendro, Mira, Devara, dan Bambang sepakat bahwa sesulit apapun implementasinya, HCV wajib terkelola dengan baik sehingga memberikan dampak yang maksimal terhadap lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Selain pengalaman, ranah pendalaman keilmuan mengenai HCV dijelaskan oleh Titik. Ia memaparkan definisi dan ruang lingkup HCV untuk menghindari salah pemahaman. Nafas kritik dihembuskan oleh Mufti. Ia memberikan perspektif terhadap perjalanan pengelolaan HCV di Indonesia, yang dinilainya masih harus diperbaiki.

Ragam sudut pandang masing-masing pembicara memunculkan dinamika yang membangun. Tak ada kesan saling menyalahkan ataupun kejadian debat tak berkesudahan. Semua setuju, kolaborasi dan sinergi adalah kunci strategi mengurangi emisi. 


 
Pengunjung hari ini : 95
Total pengunjung : 38954
Hits hari ini : 190
Total Hits : 539015
Pengunjung Online : 2
 
© Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim 2015