Image1\

Publikasi

Buku                          Booklet

 gambar buku cop19

 

 Jurnal Kebijakan        Jurnal Sosek

 

 

        Warta                   Policy Brief       

   warta cover pb2012

PERUNDANG-UNDANGAN

Ikuti Puspijak

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday68
mod_vvisit_counterYesterday437
mod_vvisit_counterThis week912
mod_vvisit_counterLast week5867
mod_vvisit_counterThis month12125
mod_vvisit_counterLast month23242
mod_vvisit_counterAll days805168

We have: 3 guests online
Your IP: 54.80.206.166
 , 
Today: Sep 17, 2014

Berita Terbaru

climate_change_farming.jpg
Penduduk dunia diperkirakan akan mencapai 9 miliar tahun 2050 nanti. Sementara itu, perubahan iklim akan mempersulit para petani yang akan menghasilkan pangan untuk dunia. Wakil Presiden Bank Dunia dan Utusan Khusus Perubahan Iklim, Rachel Kyte, menyatakan bahwa cuaca ekstrim sudah mengurangi hasil panen. Maka, tak mungkin lagi menjalankan pertanian dengan cara yang seperti biasanya dilakukan. "Dengan perubahan iklim, perencanaan yang sudah sulit akan lebih rumit lagi," ucapnya kepada ABC, baru-baru ini. "Para petani harus mencari cara agar metode pertanian mereka tahan banting. Di pihak lain, 30 persen dari seluruh emisi berasal dari cara kita mengolah lahan. Ini termasuk praktek pertanian. Maka, kita harus mengubah cara menjalankan Lanjut...

Tajuk Rencana

bu%20kapus2.jpg
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan (Puspijak) adalah hasil transformasi dari Pusat Penelitian Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kehutanan (Puslitsosek). Perubahan institusi ini merupakan jawaban terhadap isu nasional mapun global terkait perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan manusia di berbagai sektor termasuk sektor kehutanan. Sebagai konsekuensi dari transformasi institusi Pusat Penelitian Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kehutanan (Puslitsosek) menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan (Puspijak) maka cakupan kegiatan litbang menjadi lebih luas tidak lagi hanya kajian dan penelitian sosial ekonomi dan kebijakan kehutanan saja tetapi saat ini juga mencakup kajian dan penelitian perubahan iklim di sektor kehutanan. Lanjut...

Berita

Agenda


 Tanggal                 Acara                                               Lokasi

 

4-5 Sep 2014        Pembahasan dan                        H. Royal

                                 Penyusunan Renja 2015           Bogor

12 Sep 2012         Formal Submission Of ERPIN

                             FCPF Carbon Fund

15 Sep 2014        -  Pembahasan Kegiatan 

                              Kerjasama Tentang

                             Smallholder Benefit  From

                              REDD+

                             - Pembahasan ASOF

16 Sep 2014        - Pembahasan LITBANG

                            -  Pembahasan Layanan 

                                Puspijak Melalui Media

                                Diskusi Berbasis WEB

19 Sep 2014         Pembahasan REDD+ 

                              Diskusi Mekanisme Pendanaan

22 Sep 2014          Persiapan audit ISO 9001

23 Sep 2014          Komunikasi SPIP PUSPIJAK

 

       

Galeri

Video

Kerjasama

Dalam Negeri

Luar Negeri

 

 

 REDD+ Readiness Preparation TF 99721 ID

 

 

 

 

  ITTO-PD519/08 Ref.1 (F)

 

 

 

 

 

  ACIAR-FST/2008/030

 

 

 

 

Fokus Perubahan Iklim

Kegiatan Terkini

gambar_apec.png
AEC merupakan integrasi ekonomi negara negara ASEAN, yang didasarkan pada konvergensi kepentingan negara-negara anggota untuk memperdalam dan memperluas integrasi ekonomi. Secara umum tujuan diimplementasikannya AEC adalah untuk: (i) pembentukan pasar tunggal dan basis produksi, (ii) integrasi ekonomi global, dan (iii) pengembangan inklusif dan equitable economic development. Implikasi dari tujuan yang ditetapkan tersebut adalah semakin terintegrasinya ekonomi semua negara ASEAN dan semakin meningkatkan perdagangan intra-ASEAN. Kenyataan ini dapat dilihat dari tren perdagangan intra-ASEAN yang meningkat tajam, dimana pada tahun 1993 share perdagangan intra- ASEAN adalah sebesar 11%, kemudian meningkat menjadi 25% pada tahun Lanjut...


Warning: gzuncompress() has been disabled for security reasons in /home/puspijak/public_html/templates/puspijakgreenv1/index.php(205) : runtime-created function on line 1